Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan

Cara Membaca Pesan Whatsapp yang Sudah Dihapus


Saat ini whatsapp mempunyai fitur tarik pesan atau hapus pesan. Jadi kalau kita salah mengirim pesan, kita dapat menghapus di chat penerima.

Kadang kita sendiri penasaran apa pesan yang di hapus. Nah, kali ini mimin akan share Cara membaca pesan whatsapp yang sudah di hapus.

Simak caranya ya, setelah itu bisa kalian coba.
  • Untuk membaca pesan yang sudah di hapus, kita membutuhkan aplikasi tambahan.
  • Disini kita menggunakan aplikasi Recent notification. aplikasinya bisa kalian unduh disini.
  • Setelah itu instal aplikasinya dan jalan kan.

Cara kerja aplikasi ini, dia akan menyimpan notifikasi pesan whatsapp yang masuk ke handphone kita, dan kita bisa lihat pesan-pesan yang masuk. walaupun di aplikasi whatsapp pesan itu sudah di hapus atau terhapus.

Download aplikasi >> disini <<

Selamat mencoba. . .
Read More

Cara Mudah Menjadikan MicroSD Sebagai Penyimpanan Internal di Android


Ternyata MicroSD bisa buat nambahin penyimpanan internal yang terbatas lho di Android. Penasaran? Yuk simak ulasannya di sini!


Tiap kamu download sebuah apps, pasti instalasinya akan tersimpan di internal memori. Dengan internal yg terbatas, kebebasan kamu untuk nyimpen sesuatu juga jadi terbatas deh. Tapi semua kini bisa diakali dengan pake microSD kalo smartphone kamu punya slot-nya. malahan sekarang Google membebaskan kamu untuk menjadikan microSD sebagai bagian dari interna memori.

Kalo kamu punya hape dengan sistem operasi Android 6.0 Marshmallow ke atas, kamu bisa pake fitur yg bisa ubah microSD jadi internal memori. Nantinya MicroSD tersebut akan diperlakukan sama kayak internal memori.

Itu artinya kamu bisa install apps dan simpan data2 apps di memori tersebut bahkan apps yg punya widget dan proses background. Lalu kalo kamu atur MicroSD kamu jadi internal, microSD tesebut gak akan bisa kebaca sama device yg lain.

Jika kamu berencana merubah MicroSD menjadi memori internal, pertama-tama yang perlu kamu perhatikan adalah kualitas MicroSD itu sendiri. Pastikan memori yang kamu gunakan adalah SD card dengan kecepatan yang memadahi, seperti MicroSD class 10.


Karena kalau kamu pake microSD dengan harga murah tapi berkecepatan rendah, malah akan hambat prosses hape kamu untuk baca memori. Hal ini malah memperlambat hape kamu lho.

Nah, sekarang kita masuk ke tahap-tahap merubah MicroSD menjadi memori internal ya. Pertama-tama, masukkan MicroSD yang ingin kamu ubah, lali pilih Setup dan pilih Use as internal storage.


Terus kamu bisa milih untuk mindain foto, file dan beberapa apps untuk dpindahin ke memori tersebut Tapi kalo kamu mau melakukannya nanti, kamu bisa mengaksesnya lewat Settings > Storage & USB, pilih drive-nya, tap tombol menu, dan pilih Migrate data.
Read More

Masih Muda? Ikuti Tips Karier Ini Biar Sukses hingga Usia Senja

 
Meniti karier itu bisa dimulai sejak usia berapa pun. Ada yang memilih berkarier di usia tua, ada pula yang memilih di usia muda. Namun banyak dari mereka yang lebih memilih berkarier di usia muda. Mengapa? Karena kesempatan untuk meraih karier tertinggi itu lebih besar.

Dari segi kematangan, berkarier di usia tua memang lebih disarankan. Di usia ini juga seseorang akan lebih mampu untuk beradaptasi dan memahami bagaimana kondisi di lingkungannya. Lantas, bagaimana nasib kaum muda yang juga ingin sukses menapak karier yang ada di depan mata? Berikut adalah tipsnya.

1. Mengetahui Arah, Tujuan, dan Potensi Diri

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengetahui arah, tujuan, dan potensi yang dimiliki. Jika memiliki potensi dalam bidang audit laporan keuangan, Anda cocok menjadi seorang auditor. Bila potensi itu ada di bidang jepret-menjepret foto, Anda cocok menjadi seorang fotografer.

Potensi diri yang dimiliki dapat membawa Anda untuk mengetahui arah dan tujuan hidup, sehingga Anda lebih mudah untuk memutuskan di bidang apa akan berkarier.

2. Bangun Percaya Diri yang Tinggi

Percaya diri tinggi bukanlah sikap negatif, malahan sikap positif. Dengan adanya potensi diri yang mumpuni, sudah sepantasnya jika Anda percaya diri. Karena dengan rasa percaya diri tersebut Anda akan mampu untuk berkembang dan terus berkembang.

3. Selalu Optimis

Kesalahan terbesar kaum muda dalam meniti karier ialah menyerah sebelum mencoba. Hal ini terjadi karena kaum muda kurang membangun optimisme dalam dirinya. Ingatlah, kesuksesan itu akan diraih jika selalu optimis. Percayalah kalau Anda mampu menyelesaikan segala sesuatu walaupun itu terlihat sulit.

4. Bersikap Tegas

Kaum muda sangat sulit tegas terhadap dirinya sendiri. Ia bahkan lebih memilih untuk bersenang-senang bersama teman-temannya dibandingkan mengembangkan potensi dalam dirinya. Bahkan, ia suka mengulur waktu dan melupakan pekerjaan yang seharusnya ia kerjakan.

Jika Anda termasuk tipe orang seperti di atas, berusahalah untuk bersikap tegas terhadap diri sendiri. Bila Anda sudah menetapkan jadwal untuk bekerja, lakukanlah pekerjaan tersebut sesuai jadwal. Jangan pernah mengulur-ulur waktu. Keinginan untuk bersenang-senang dapat dilakukan ketika semua pekerjaan telah selesai.

5. Mau Menerima Kritik dan Saran

Poin ini sangat penting untuk mengembangkan diri sendiri. Ketika bos atau rekan kerja memberikan kritik dan saran, Anda harus bersikap profesional. Kendalikan diri dan jangan mudah terbawa emosi jika kritik yang diberikan terlalu pedas. Ingatlah, kritik dan saran yang diberikan tidak semata-mata untuk menjatuhkan diri Anda. Malahan masukan seperti itulah yang dibutuhkan sebagai koreksi diri agar menjadi lebih baik ke depannya.

6. Bersikap Profesional

Profesionalitas tidak hanya dimiliki oleh orang di usia matang alias tua saja. Anda yang masih muda juga bisa memilikinya. Sikap profesional ini akan diuji ketika sedang dihadapkan dengan berbagai jenis masalah. Bagaimana sikap Anda dalam mengambil keputusan adalah sebuah bukti profesionalitas. Misalnya, bersikap tenang, tegas, dan berani mengambil risiko.

7. Tegas Dengan Gaji

Walaupun Anda masih muda, tak ada masalahnya jika menetapkan gaji yang tinggi. Hal ini wajar saja, apalagi apabila Anda memiliki potensi diri yang tinggi. Ketika sebuah perusahaan memberikan tawaran gaji yang rendah, jangan ragu untuk menolaknya. Penolakan ini bukan semata-mata berarti sombong, melainkan sebagai bukti kalau Anda berharga.

8. Bangun Jaringan yang Luas

Di usia muda seperti sekarang, bangunlah jaringan yang lebih luas. Tidak hanya di lingkungan internal perusahaan, namun juga di lingkungan eksternal. Semakin luas jaringan yang Anda bangun, semakin besar pula kesempatan untuk berkarier. Anda juga akan lebih banyak mendapatkan informasi yang ada kaitannya dengan karier.

9. Tetap Fokus Pada Tujuan

Setelah melakukan delapan tips di atas, kini saatnya Anda untuk tetap fokus pada tujuan. Jangan rentan diserang oleh masalah dalam hidup. Ketika masalah datang, tunjukan profesionalitas dan hadapi dengan kepala dingin. Bukan malah putus asa dan menyerah. Ingatlah kalau Anda memiliki tujuan dan tetaplah fokus pada tujuan tersebut.

Tetap Sukses di Usia Muda

Sukses di usia muda bukan hal yang mustahil jika Anda tetap tekun, berjuang, dan sungguh-sungguh dalam meniti karier. Tidak ada hasil yang mengkhianati usaha. Lakukan sembilan tips di atas, tetap fokus dan semangat!

Read More

Jangan Miskin di Tahun 2018, Inilah 5 Cara Jadi Kaya di Indonesia

 
Kalau Anda merasa bahwa tahun 2017 belum mengantarkan Anda ke puncak, bersyukur dulu. Anda masih diberi kesempatan oleh Yang Maha Kuasa kesehatan dan menyambut tahun 2018 dalam keadaan sehat walafiat. Sambil bersyukur, Anda juga berjanji akan berusaha lebih keras lagi untuk meraih level finansial yang jauh lebih memuaskan. Bagaimana caranya?

Mari kita ubah mindset Anda tentang uang. Yang biasa Anda pahami: uang menghasilkan uang. Artinya, semakin banyak uang yang Anda miliki dan diinvestasikan, maka semakin banyak kekayaan yang bisa Anda hasilkan. Hal ini benar, jika ada uangnya. Bila Anda hanya memahami hal ini, maka Anda akan stress karena tak pernah sanggup membeli properti akibat harga yang terus melambung tinggi, sambil melihat uang tabungan yang tak kunjung bertambah.

Sumber kekayaan Anda bukan dari uang yang diinvestasikan. Menabung dan berhematlah. Inilah yang akan membuat Anda benar-benar menghasilkan uang, yang kemudian bisa untuk diinvestasikan dan jadi kaya di negeri sendiri.

Faktanya tidak semudah itu. Beberapa minggu sebelum tutup tahun 2017, Anda sudah digoda dengan jumlah hari libur pada tahun 2018. Anda akan dihadapkan dengan 21 hari libur nasional dan cuti bersama. Rinciannya, 16 hari libur nasional dan 5 hari cuti bersama untuk Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah dan Natal. Mau jalan-jalan ke mana ya tahun 2018?

Di pertengahan tahun, ada lagi ajang travel fair yang membuat Anda harus merogoh kocek dalam-dalam. Belum lagi saat ajang Jakarta Great Sale, Midnight sale hingga Hari Belanja Online Nasional di akhir tahun yang menghantui uang Anda. Ditambah konser menggiurkan, seperti Katy Perry, The Chainsmoker hingga festival musik seperti Java Jazz. Jika semua dituruti, di akhir tahun 2018 Anda lagi-lagi merasa miskin karena tak ada penambahan aset dan jumlah signifikan dalam rekening.
Nah, Agar Anda dapat memiliki investasi di tahun 2018, inilah beberapa hal yang harus Anda lakukan:

1. Kurangi Makan di Luar

Asal Anda tahu, jumlah pemesanan makanan lewat Go-Food di Indonesia setiap hari sudah mengalahkan jumlah total volume pemesanan makanan di India yang penduduknya 1,3 miliar. Tak lama lagi, jumlah ini juga diprediksi akan mengalahkan Cina, lho. Tetapi ini bukan kehebatan aplikasi Go-Food. Ini membuktikan bahwa orang Indonesia senang makan, mencoba sensasi kuliner baru dengan cara praktis. Apakah Anda termasuk di antara konsumen jenis ini?

Padahal makanan dari luar rumah belum tentu baik untuk kesehatan fisik dan kantong Anda. Jika Anda bisa menghemat Rp500.000 dari dana makan di luar setiap bulan (meski sebenarnya Anda biasa menghabiskan Rp1.000.000), maka selama 2 tahun Anda bisa menyimpan uang lebih dari Rp12.000.000. Uang ini bisa Anda gunakan untuk membayar uang muka rumah seharga 300 Jutaan di Bekasi, lho. Jadi, coba lebih sering makan masakan rumah ya. Kalau perlu, jangan buka aplikasi Go-Food dan pemesanan makanan lainnya saat sedang iseng di rumah.

2. Jangan Belanja Dadakan

Mungkin Anda akan tergerak melakukan belanja online saat melihat kurir JNE datang ke kantor, dan melihat rekan Anda sumringah saat membuka paket berisi gadget baru. Atau Anda bernafsu dengan tawaran flash deal yang dikabarkan melalui newsletter oleh portal belanja. Saat hasrat itu datang, tarik napas dalam-dalam lalu tenangkan diri Anda. Fokuslah dengan tujuan Anda untuk memiliki investasi tahun ini.

Jangan-jangan, belanjaan Anda dari situs online pun masih banyak yang belum terpakai, lho. Dan, kalau Anda bisa menghemat Rp300.000 setiap bulan dari kebiasaan belanja dadakan, Anda bisa mengumpulkan Rp3.600.000 selama dua tahun. Dana sebesar ini dapat Anda pakai untuk menambah DP atau booking rumah maupun apartemen.

3. Puasa Belanja Selama 1 Minggu

Ini berarti selama periode satu minggu dalam sebulan, Anda tidak akan membeli sesuatu yang baru atau ke pasar swalayan, kecuali membeli obat-obatan, makanan pokok dan keadaan darurat yang muncul seperti kondisi sakit. Simpan uang yang biasanya Anda habiskan pada siang hari atau minggu santai. Ini juga akan membantu Anda menghasilkan jumlah yang besar dalam jangka panjang.

4. Bayar Tagihan Tepat Waktu

Untuk memudahkan, Anda harus lakukan semua urusan uang secara otomatis. Jadi, pada awal bulan uang dalam rekening tabungan Anda secara otomatis ditarik untuk membayar tagihan listrik, telepon, tabungan bulanan hingga cicilan lainnya. Dengan cara ini, Anda akan selalu bayar tagihan tepat waktu dan tidak tergoda membelanjakan uang secara berlebihan. Seperti kata miliuner Warren Buffet, “Jangan menabung dari sisa uang belanja. Tetapi belanjalah dari sisa uang yang telah ditabung.”

5. Berhenti Merokok.

Ini terkesan sepele. Tetapi jika Anda menghabiskan satu bungkus rokok seharga Rp20.000 per hari, maka dalam sebulan Anda membelanjakan Rp.600.000. Berarti, dalam dua tahun Anda kehilangan uang sebanyak Rp14.400.000. Ini belum termasuk biaya dokter dan obat jika napas Anda terasa sesak dan membayar ongkos taksi.

Jika Anda disiplin melakukan seluruh point di atas, maka selama dua tahun sesungguhnya Anda bisa mengumpulkan dana lebih dari Rp.30.000.000. Ini lebih dari cukup untuk membayar DP rumah, apartemen atau ruko. Dan Anda seribu langkah lebih kaya dari teman-teman Anda. 
 
Selamat mencoba!

Read More

Cara Mengapus Pesan WhatsApp yang Sudah Terkirim

 
WhatsApp baru saja menambahkan fitur baru yang memungkinkan pengguna menghapus pesan yang telah dikirim. 

Menghapus pesan di WhatsApp terbagi dua opsi, untuk diri sendiri atau semua orang. Untuk diri sendiri artinya hanya menghapus pesan yang dikirim dan diterima dari ponsel pengguna. Jadi pesan yang sama tidak terhapus di ponsel lawan bicara.

Untuk menghapus pesan untuk diri sendiri caranya sebagai berikut:

1. Buka pesan di WhatsApp yang ingin dihapus
2. Tekan dan tahan pesan tersebut
3. Tekan pilihan Delete atau ikon tong sampah
4. Pilih opsi Delete for Me

Nah menghapus untuk semua orang menjadi fitur baru WhatsApp. Dengan kemampuan ini kita dapat menghapus pesan yang telah dikirim baik di ponsel kita maupun ponsel lawan bicara.

Menariknya tidak hanya perseorangan, penghapusan pesan ini dapat dilakukan di pesan group. Adapun caranya sebagai berikut:

1. Buka pesan di WhatsApp yang ingin dihapus
2. Tekan dan tahan pesan tersebut
3. Tekan pilihan Delete atau ikon tong sampah
4. Pilih opsi Delete for Every One

Perlu diingat, ada batas waktu untuk menggunakan opsi menghapus untuk semua orang. Pesan yang dapat dihapus jika belum lewat dari tujuh menit setelah dikirim.

Jika berhasil, pesan yang telah dihapus akan digantikan dengan tulisan You deleted this message pada ponsel pengguna, sementara pada ponsel lawan bicara akan tertera pesan This message was deleted. Selamat mencoba!
Read More

Cara Baru Minum Kopi Agar Lebih Nikmat


Kopi menjadi minuman yang disukai banyak orang. Tak heran saat ini makin banyak varian dan jenis kopi di seluruh dunia.

Namun, pernahkah Anda mendengar tren baru tentang kopi dicampur garam?

Belum lama ini di belahan dunia barat, khususnya di AS dan Inggris, telah muncul tren baru.

Orang-orang sengaja menambahkan sedikit garam ke kopi mereka untuk meningkatkan cita rasa.

Tren terbaru ini mungkin terdengar aneh. Namun sebenarnya ada penjelasan ilmiah kenapa kopi dan garam bisa menjadi paduan serasi.

Sebuah studi dari jurnal Nature yang dikutip dari Independent menunjukkan bahwa ion natrium pada garam mengurangi rasa pahit dalam kopi dan benar-benar meningkatkan cita rasa.

Ternyata Ini bukan pertama kalinya garam dicampur ke dalam minuman yang tak lazim seperti kopi. 

Hal ini juga pernah dilakukan oleh petinggi Microsoft Nathan Myhrvold yang menambahkan sejumput garam ke dalam anggur cabernet. Akibatnya, dia menemukan bahwa keseluruhan rasa dari anggur tersebut jauh lebih enak.

Di Indonesia tren ini belum meluas, beberapa penikmat kopi masih berkecimpung pada tren lama. Bagaimana? Anda tertarik untuk mencoba?
Read More

Belajar Bijak Di Media Sosial





Saya semakin bingung mengendalikan media sosial WhatsApp (WA). Mungkin tidak hanya saya yang merasakannya, melainkan user lainnya juga. Saya bingung bukan karena HP yang selalu saya bawa, saya rawat, saya jaga, dan saya cintai ini setia menemani kemanapun saya pergi. Kebingungan saya adalah mengatur jadwal penggunaannya, kapan harus online dan kapan harus offline dalam 24 jam?

Saya mencoba mencari jawaban sendiri dari pertanyaan itu. Saya berpikir dan merenung dalam beberapa hari. Alhasil, jawaban itu saya dapatkan dalam sebuah perjalanan dari Magelang, Jawa Tengah menuju Probolinggo, Jawa Timur 24-25 September 2017. Jawaban itu saya bagi ke dalam tiga kategori berdasar aspek waktu pengguna media sosial WA, yaitu;

Pertama; Pengguna Pro-aktif masif. Sebagai user saya harus selalu online untuk berbagi pesan, informasi dan ide-ide dengan patner (receiver), terkait bahasan rencana kegiatan yang akan diselenggarakan (seminar, diklat, workshop, dan kajian ilmiah lainnya) sesuai jadwal yang telah ditentukan waktu pelaksanaan dan lokasinya.

Intensitas online di WhatsApp (WA) itu menjadi ‘hukum alam’ dan ‘rumus’ antar user atau panitia penyelenggara baik melalui jaringan pribadi (japri) ataupun jaringan grup (jagrup). Tentu saja, dalam keterangan online itu akan diiringi keterangan ‘sedang mengetik’ bila komunikasi tulis yang selalu dipakai. Atau memilih merekam suara (audio) sebagai feedback dari penyatuan pemahaman kesiapan kegiatan dimaksud. Dalam satu grup WhatsApp (WA) dengan jumlah kecil di bawah 50 user tentu bisa ditebak mana yang memberikan respon proaktif atau bahkan kontra dari pendapat atau argumen yang sedang mengalir di ruang itu.

Kedua; Pengguna pro-aktif pasif. Keputusan user menutup atau mematikan jaringan internet merupakan pilihan yang terkadang dilematis dan ambigu. Misalnya, bagi muslim dalam menjalankan ibadah shalat lima waktu, harus memfokuskan jasmani dan rohaninya (khusu’), maka pilihan offline merupakan upaya konkrit menggapai titik fokus.

Bisa jadi, keputusan offline bagi sebagian pengguna disebabkan karena faktor ketiadaan kuota paket internet. Hal ini, tentu membuat sedikit galau bagi user. Secara tidak langsung banyak cara yang dilakukan untuk mengaktifkan atau mendapatkan jaringan baru, bisa dengan mengisi paket ulang, mendapatkan jaringan wifi dan atau hotspot. Sehingga eksistensi diri di media sosial WhatsApp (WA) tetap ‘sehat’.

Melalui tulisan sederhana ini, sekali lagi saya hanya ingin mencoba mengingatkan diri pribadi dan pembaca, agar kita belajar bijak menggunakan media sosial dalam interaksi sehari-hari. Karena kita adalah manusia yang harus berbagi dalam suka dan duka dengan cara bersua. Jangan jadi medsos sebagai sarana berbagi hal yang negatif, misalnya ujaran kebencian, fitnah, hoax, dan lain sebagainya, karena yang demikian ini bisa disebut sebagai sampah digital. Sekali lagi janganlah dibagi. Manfaatkan medsos media belajar dan berbagi hal yang positif.

Read More